dita's Blog

Program-program Jahat

Posted on: November 13, 2010

Ancaman-ancaman canggih terhadap sistem komputer adalah program yang mengeksploitasi kelemahan sistem komputer. Kita berurusan dengan program aplikasi begitu juga program utilitas, seperti editor dan kompilator.

Bowles memberikan taksonomi ancaman perangkat lunak atau klasifikasi program jahat (malicious program).

Ancaman-ancaman itu dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

  1. Program-program yang memerlukan program inang (host=program). Fragmen program tidak dapat mandiri secara independen dari suatu program aplikasi, program utilitas atau program sistem.
  2. Program-program yang tidak memerlukan program inang. Program sendiri yang dapat dijadwalkan oleh sistem operasi.

Pembagian atau taksonomi Bowles menghasilkan tipe-tipe program jahat sebagai berikut:

 

1. Bacteria

Bacteria adalah program yang mengkonsumsi sumber daya sistem dengan mereplikasi dirinya sendiri. Bacteria tidak secara eksplisit merusak file. Tujuan program ini hanya satu, yaitu mereplekasi dirinya. Program bacteria yang sederhana bisa hanya mengeksekusi dua kopian drirnya secara simultan pada sistem multiprogramming atau menciptakan dua file baru, masing-masing adalah kopian file program bacteria. Kedua kopian ini kemudian mengkopi dua kali dan seterusnya.

Bacteria bereproduksi secara eksponensial, dengan cepat mengambil alih seluruh kapasitas pemroses, memori atau ruang disk, mengakibatkan penolakan pengaksesan pemakai ke sumber daya.

2. Logic Bomb

Logic bomb adalah logik yang ditempelkan pada program komputer agar memeriksa suatu kumpulan kondisi di sistem. Ketika kondisi-kondisi yang dimaksud ditemui, logik mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi.

Logic Bomb menempel pada suatu program resmi yang di-set ”meledak” ketika kondisi-kondisi tertentu dipenuhi. Contoh kondisi-kondisi untuk memicu logic bomb adalah ada atau tidak adanya file-file tertentu, hari tertentu dari minggu atau tanggal, atau pemakai dan pola bit yang sama di semua kopiannya. Teknik ini terbatas untuk deteksi virus-virus yang telah dikenal. Tipe lain anti virus generasi pertama adalah mengelola rekaman panjang (ukuran) program dan memeriksa perubahan panjang program.

3. Virus

Virus komputer adalah buatan manusia yang bertujuan merugikan orang lain. Ancaman yang paling serius dari sebuah virus komputer adalah sifatnya yang merusak. Tidak semua program virus dibuat untuk merusak. Ada yang mungkin membuat virus dengan tujuan melindungi hasil karya sendiri.

Perbedaan yang sangat mendasar antara virus dengan worm meskipun sama-sama mempunyai sifat merusak dan kekuatannya untuk memperbanyak diri, worm tidak mampu menempelkan dirinya pada program lain. Worm hanya memperbanyak diri dengan menggunakan ruang kosong dalam memori komputer Kegiatan memperbanyak diri ini dilakukan terus sampai memori komputer menjadi penuh dan sistem ini menjadi macet.

Kuda troya merupakan teknik integrasi yang sering dilakukan oleh virus dengan membuat suatu program yang bermanfaat, tetapi dalam program ini diselipkan suatu program yang amat berbahaya karena dapat menghancurkan atau menghapus data yang ada dalam disket atau harddisk  Program ini berupa virus komputer. Oleh karena tiu apabila komputer diaktifkan, secara tidak sengaja juga mengaktifkan program virus.

Trapdoor merupakan suatu titik masuk ke dalam sistem dengan cara mem-bypass sistem keamanan. Dengan demikian, seseorang dapat melakukan sesuatu dengan sistem tersebut. Para hacker pada umumnya menggunakan cara ini untuk bisa masuk ke sistem komputer yang ingin dirusaknya.

Ada empat cara membagi jenis virus komputer,  yaitu:

    1. Berdasarkan cara penularannya atau penyebarannya.
    2. Berdasarkan keganasannya.
    3. Berdasarkan maksud dan tujuan pembuatan virus.
    4. Berdasarkan sistem operasinya.

 

Cara Virus Masuk Ke Sistem

Berdasarkan berbagai evaluasi mengenai virus, diketahui bahwa virus-virus canggih dibentuk dengan empat komponen utama, yaitu:

  1. Inisialisasi ke memori
  2. Menyalinkan dirinya ke disk
  3. Beraksi

 

 

 

Tahap inisialisasi merupakan tahap awal kegiatan virus, beberapa cara yang digunakan virus untuk melakukan tahap ini, antara lain:

  1. Memodifikasi ke dalam bentuk file .EXE atau .COM
  2. Memodifikasi atau mengganti boot record
  3. Memodifikasi atau mengganti partisi record
  4. Memodifikasi atau mengganti program kerja peralatan komputer
  5. Memodifikasi file-file overlay

 

Himbauan

Dengan semakin banyaknya virus yang mempunyai program pengaktif virus yang berbeda-beda, akan semakin sulit membebaskan komputer dari bahaya virus. Untuk itu cara mengatasinya adalah:

  1. Melakukan tindakan pencegahan
  2. Memeriksa disket atau program yang baru
  3. Hindari meminjamkan disket dengan taktik dalam keadaan terbuka

Tapi, juga harus diingat dari faktor manusianya. Selain virus tersebut menyebar ke mana-mana, kadang-kadang manusia dengan sengaja dan dengan rasa bangga ikut-ikutan sebagai penyebab penyebar virus sehingga pencegahan menjadi tidak berguna.

 

 

Sumber: Kusumadewi, Sri.Sistem Operasi. J.J Learning Yogyakarta. Yogyakarta: 2000.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

November 2010
S S R K J S M
« Okt   Des »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Universitas Gunadarma

RSS Berita Gunadarma

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Twiwiiit

Goodreads

%d blogger menyukai ini: