dita's Blog

BAB III KETAHANAN NASIONAL

Posted on: Maret 12, 2010

Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, NKRI masih tetap tegak berdiri sebagai satu bangsa dan negara yang merdeka, bersatu dan berdaulat. Hal tersebut membuktikan bahwa bangsa Indonesia memiliki keuletan dan ketangguhan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam mengatasi setiap bentuk tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan dari manapun datangnya. Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan Ketahanan Nasional yang didasari oleh landasan idiil Pancasila, landasan konstitusional UUD 1945 dan landasan visional wawasan nusantara.

Ketahanan Nasional adalah kondisi kehidupan nasional yang harus diwujudkan. Kondisi kehidupan tersebut sejak dini dibina secara terus-menerus dan sinergis mulai dari pribadi, keluarga, lingkungan, daerah dan nasional. Konsepsi Ketahanan Nasional (Tannas) Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahtreaan dan keamanan yang seimbang, serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh dan terpadu berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan wawasan nusantara.

Hakikat Tannas adalah keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional untuk dapat menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasional. Sedangkan hakikat konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan secara seimbang, serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan nasional.

Asas-asas Tannas Indonesia, yaitu:

  1. Asas Kesejahteraan dan Keamanan
  2. Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu
  3. Asas Mawas ke Dalam dan Mawas ke Luar
  4. Asas Kekeluargaan

Sifat dari ketahanan nasional Indonesia adalah mandiri, dinamis, wibawa, konsultasi dan kerjasama. Adapun pengaruh aspek ketahanan nasional terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara akan menyangkut kepada hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan, yaitu aspek yang berkaitan dengan alam bersifat statis dan aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis.

Pengaruh aspek ideologi, ideologi merupkan suatu sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Ideologi juga mengandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. Ideologi dapat dibagi menjadi dua yaitu ideologi dunia dan ideologi pancasila.

Pengaruh aspek politik, politik di Indonesia secara umum terbagi menjadi dua yaitu politik dalam negeri dan politik luar negeri. Pada politik luar negeri merupakan sebagai bagian integral dari strategi nasional dan garis politik luar negeri.

Pengaruh aspek ekonomi. Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat, yang meliputi produksi, distribusi serta konsumsi barang dan jasa dan dengan usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sistem perekonomian bangsa Indonesia mengacu pada pasal 33 UUD 1945. Secara makro, sistem perekonomian Indonesia dapat disebut sebagai sistem perekonomian kerakyatan. Dalam era globalisasi, satu negara tidak mungkin menutup diri dari sistem perekonomian dunia. Demikian juga Indonesia, ia terbuka terhadap perkembangan sistem ekonomi dunia. Tingkat integrasi ekonomi nasional dengan ekonomi global sangat penting, karena hal itu merupakan ukuran dari kemampuan ekonomi nasional untuk secara adaptif mengikuti irama dan dinamika pasar nasional.

Pengaruh aspek sosial budaya. Istilah sosial budaya mencakup dua segi utama kehidupan bersama manusia, yaitu segi sosial dimana manusia harus mengadakan kerjasama demi kelangsungan hidupnya dan segi budaya yang merupakan keseluruhan tata nilai dan cara hidup yang manifestasinya tampak dalam tingkah laku dan hasil tingkah laku yang terlembagakan. Terdapat dua kondisi budaya di Indonesia yaitu kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional. Secara umum, gambaran identitas bangsa Indonesia berdasarkan tuntunan Pancasila adalah manusia dan masyarakat yang memiliki sifat religius, kekeluargaan, serba selaras dan kerakyatan.

Pengaruh aspek pertahanan dan keamanan. Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup bangsa dan NKRI. Yang diinginkan adalah kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi oleh kesadaran bela negara seluruh rakyat dan mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan negara yang dinamis, mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. Apabila setiap warga negara Indonesia memiliki semangat perjuangan bangsa, sadar serta peduli terhadap pengaruh yang timbul serta dapat mengeliminir pengaruh tersebut, ketahanan nasional Indonesia akan berhasil. Perwujudan ketahanan nasional memerlukan satu kebijakan umum dan pengambilan kebijakan yang disebut politik dan strategi nasional (Polstranas).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

Maret 2010
S S R K J S M
« Jan   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Universitas Gunadarma

RSS Berita Gunadarma

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Twiwiiit

Goodreads

%d blogger menyukai ini: